Isi Acara di ITB, Moeldoko: Masjid dan Pesantren Teruji Bentuk Manusia Berkarakter Tinggi

Kepala Staf Presiden, Moeldoko, menjadi pemateri dalam acara Inspirasi Ramadan di Masjid Salman ITB, Bandung, Selasa (29/5/2018).

Dalam acara tersebut, Moeldoko membawakan materi mengenai peran Muslim dalam memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebelum memulai paparan, Moeldoko juga sempat berbagi cerita mengenai pengalamannya di militer hingga beralih ke dunia pertanian setelah pensiun.

Dalam paparannya, Jenderal Purn Moeldoko mengatakan bahwa peran agama dan instrumennya sangat besar untuk memperkokoh NKRI. "Masjid dan pesantren teruji sebagai tempat untuk membentuk manusia berkarakter tinggi," ujarnya dalam paparan.

Ia mengaku hal itu ia sadari berdasarkan pengalamannya, mulai dari tidak berpikir menjadi seorang prajurit hingga akhirnya ia bertekad kuat masuk dunia militer.

Selain itu, ia juga berbicara mengenai situasi demokrasi di Indonesia saat ini.

Di zaman kebebasan mengakses informasi, Mantan Panglima ini akui banyak informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya berseliweran di internet.

Satu di antaranya adalah isu mengenai tenaga kerja asing asal Tiongkok. Menurutnya, banyak pemberitaan tak bertanggung jawab melebih-lebihkan situasi. Ia mengatakan tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia memiliki kompeten dan memang dibutuhkan.

Mengenai tenaga kerja ilegal menurutnya terjadi di banyak negara, bahkan di negara maju sekalipun. "Yang paling penting, kita memiliki ketegasan dan punya unsur pengawasan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberi kesempatan pada mahasiswa yang jadir untuk bertanya. Di akhir acara, Moeldoko mendapat kenang-kenangan yang diberikan oleh pengurus Masjid Salman ITB.


Diskusi yang mulai sejak pukul. 16.00 WIB berakhir ketika azan Maghrib berkumandang.

Setelah acara ditutup, Moeldoko pun berbuka puasa bersama panitia acara, sebelum meninggalkan Masjid Salman ITB.